Pizza Singkong di Wubi Jabar 2014






Beberapa kali saya urung menulis ulang tentang pizza singkong untuk menepati janji pada @Yayasan Kehati. Penyebabnya sang resep hilang, judul tulisan lupa-lupa ingat,  hingga akhirnya anggota komunitas @Kendal Gede Kreatif harus membuatnya untuk pameran ketahanan pangan di Wubi Jabar, tanggal 5-7 Desember 2014.
Kendala lain, waktunya terlalu sempit untuk mencari singkong dan mengolahnya. Maklum komunitas Kendal Gede Kreatif tinggal di kawasan padat penduduk. Berdesak-desakan untuk tidur dan istirahat menyebabkan bercocok tanam merupakan aktivitas ‘mewah’. Solusi tersingkat dan termudah adalah membuat pizza singkong dari campuran tepung mocaf dan tepung terigu.

Yah tepung terigu lagi, non gluten free dong? Jujur iya sih, tapi berhubung kepepet harus menyediakan beragam olahan pangan yang berbeda, yah terpaksa deh. Terlebih waktunya yang mepet. Anggota komunitas baru mendapat tawaran mengisi pameran hanya sehari sebelum hari H, cukup serem ya?

Tepung mocaf tersedia di hampir semua toko penyedia bahan kue. Tepung mocaf, singkatan dari Modified Cassava Flour, merupakan tepung singkong yang termodifikasi berkat fermentasi bakteri asam laktat yang mengubah sifat tepung tersebut sehingga dapat mengembang seperti tepung terigu protein sedang.

Menurut blog singkong day, Subagyo (2009) menyarankan penggunaan 20 % tepung mocaf untuk pembuatan roti. Sedangkan pembuatan pizza bisa 50 % mungkin ya?
Singkat kata bersama anggota komunitas, resep hasil browsing di internet di kulik-kulik. Hasilnya? Enak bingittttsssss……, ini dia resepnya:

Bahan baku:

  • 250 gram tepung Mocaf

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi

  • 1 bungkus ragi instant, pastikan fresh dan tidak kedaluarsa (setahu saya 10 gr)

  • 2 sendok makan minyak sayur  atau minyak goreng biasa

  • 250 ml air hangat

  • 1/2 sendok teh garam
  • sedikit tambahan terigu untuk taburan di meja


Bahan saus:

  • 200 gram daging cincang

  • 1 buah bawang bombay, cincang halus

  • 2 butir bawang putih, cincang halus

  • 1/4 sendok teh merica bubuk

  • 1/4 sendok teh pala bubuk

  • 2 sendok teh oregano

  • 1 sendok teh basil

  • 250 gr tomat segar (rebus sebentar untuk dikupas kulitnya, cincang)

  • 20 gram saus sambal botolan (ganti dengan saus tomat jika tidak ingin pedas)

  •  1 1/2 sendok teh gula pasir

  • 1/4 sendok teh garam
  • 50 ml air


Bahan topping:

  • 6 sosis, iris tipis
  • 1 butir bawang bombay ukuran kecil, belah menjadi empat bagian dan lepaskan lapisan-lapisannya. Atau bisa juga menggunakan paprika/cabai hijau.
  • 50 gram keju Cheddar parut (atau keju mozzarella/keju mudah leleh)


Cara membuat adonan pizza:

  • Ayak tepung mocaf, tepung terigu. Campur dengan ragi instan dan garam.

  • Masukkan air hangat dan minyak zaitun sambil diuleni selama 10 menit, bulatkan adonan

  • Diamkan adonan selama 45 menit. Giling lalu masukkan dalam loyang pizza diameter 24 cm yang telah dioles minyak zaitun

  • Adonan siap ditutup saus dan topping


Cara membuat saus:

  • Panaskan minyak zaitun. Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai layu selama 5 menit. Masukkan daging cincang hingga matang dan berubah warna.

  • Masukkan tomat yang telah dicincang, saus sambal, air dan bumbu-bumbu lain seperti merica dan pala,

  •  Masak sampai kental sambil diaduk sampai meletup-letup

  • Masukkan garam, gula, oregano, dan basil

Jika enggan ribet, bahan saus bisa beli bumbu spaghetti, tapi rasanya puas tak terkira jika berhasil membuat topping sendiri karena rasa dan jumlahnya sesuai selera/kebutuhan.

Menata pizza:

  • Panaskan oven, set disuhu 175'C. Letakkan rak di tengah oven. Siapkan loyang bulat diameter 25 cm, bisa menggunakan loyang untuk memanggang kue kering.

  • Karena untuk dijual, sebagian adonan pizza digiling tipis dan  dicetak menggunakan mangkok kecil sebagai diameternya. Letakkan adonan di atas loyang.

  •  Olesi permukaan adonan dengan saus, tata irisan sosis, bawang bombay /paprika/cabai hijau diatasnya, kemudian  taburi dengan keju cheddar parut. Panggang  pizza selama 30 menit, atau hingga pizza tampak mulai berwarna kuning kecoklatan. Jika pada saat memanggang permukaan pizza tampak kecoklatan sementara roti belum matang, tutup permukaan pizza dengan alumunium foil dan panggang hingga pizza matang.


Note: waktu memanggang bisa berbeda-beda tergantung oven yang anda gunakan. Pastikan tepian roti telah berwarna kuning kecokalatan, tanda pizza telah matang. Terlalu lama memanggang akan membuat pizza keras. Agar roti pizza  lebih lembut dan empuk, buatlah pizza agak lebih tebal. Terlalu tipis akan membuat pizza lebih keras.


Comments

Popular posts from this blog

Perkedel Singkong Yang Yummyyyy........